Apakah penggunaan steroid memengaruhi sistem kekebalan tubuh?

Jawaban diverifikasi ahli
Ya, penggunaan steroid dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia. Steroid adalah kelompok obat yang sering digunakan untuk mengurangi peradangan dan meredakan berbagai kondisi medis, tetapi penggunaan jangka panjang atau berlebihan dapat memiliki dampak negatif pada sistem kekebalan tubuh. Beberapa efeknya meliputi:

  1. Penekanan Sistem Kekebalan Tubuh: Steroid seperti prednisone adalah antiinflamasi yang kuat. Mereka bekerja dengan mengurangi peradangan dan meredakan respons sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai kondisi, seperti alergi, asma, atau penyakit autoimun. Namun, penggunaan jangka panjang steroid dapat menyebabkan penekanan sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi...
Ya, penggunaan steroid dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia. Steroid adalah kelompok obat yang sering digunakan untuk mengurangi peradangan dan meredakan berbagai kondisi medis, tetapi penggunaan jangka panjang atau berlebihan dapat memiliki dampak negatif pada sistem kekebalan tubuh. Beberapa efeknya meliputi:

  1. Penekanan Sistem Kekebalan Tubuh: Steroid seperti prednisone adalah antiinflamasi yang kuat. Mereka bekerja dengan mengurangi peradangan dan meredakan respons sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai kondisi, seperti alergi, asma, atau penyakit autoimun. Namun, penggunaan jangka panjang steroid dapat menyebabkan penekanan sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.
  2. Peningkatan Risiko Infeksi: Karena penekanan sistem kekebalan tubuh, penggunaan steroid dapat meningkatkan risiko infeksi, termasuk infeksi bakteri, virus, dan jamur. Hal ini terutama berlaku pada dosis tinggi atau penggunaan jangka panjang.
  3. Penurunan Respons Terhadap Vaksinasi: Steroid juga dapat mengurangi respons tubuh terhadap vaksinasi. Ini berarti seseorang yang menggunakan steroid mungkin tidak merespons dengan baik terhadap vaksin dan memiliki perlindungan yang lebih rendah terhadap penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasi.
  4. Penyembuhan yang Lebih Lambat: Steroid dapat memperlambat proses penyembuhan tubuh. Ini dapat mempengaruhi pemulihan dari cedera, operasi, atau infeksi.
  5. Gangguan pada Keseimbangan Hormon: Penggunaan jangka panjang steroid dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh, termasuk hormon kortisol yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, gangguan tidur, dan perubahan mood.

Penting! Pnggunaan steroid harus selalu diawasi oleh tenaga medis yang kompeten, dan pasien harus mengikuti petunjuk dokter dengan cermat. Steroid biasanya digunakan ketika manfaatnya jelas lebih besar daripada risiko potensialnya, tetapi harus digunakan sesuai dengan dosis yang diresepkan dan dalam jangka waktu yang ditentukan oleh dokter. Sebelum mengonsumsi steroid, berkonsultasilah dengan dokter tentang manfaat, risiko, dan alternatif yang mungkin ada untuk kondisi medis Anda.
 
Jawaban diverifikasi ahli

Anggota online

Tak ada anggota yang online sekarang.
Back
Top
AdBlock Detected

Ups!, Pemblokir iklan Anda aktif.

Untuk pengalaman situs terbaik, harap nonaktifkan AdBlocker Anda karena pemblokir iklan juga memblokir fitur-fitur bermanfaat dari situs web kami.

Saya telah menonaktifkan AdBlock.