Bagaimana cara kerja antibodi dalam menginaktivasi antigen?

Jawaban diverifikasi ahli
Antibodi bekerja untuk menginaktivasi antigen melalui beberapa mekanisme utama:

1. Pengikatan Langsung: Antibodi mengikat antigen secara spesifik. Setiap antibodi memiliki dua situs pengikatan yang dapat mengenali dan mengikat bagian spesifik dari antigen, yang disebut epotop. Pengikatan ini dapat mencegah antigen (seperti virus atau bakteri) berinteraksi dengan sel-sel tuan rumah dan menyebabkan infeksi.

2. Netralisasi: Antibodi dapat menetralisir toksin yang diproduksi oleh mikroorganisme. Dengan mengikat pada bagian aktif atau pengikatan toksin, antibodi mencegah toksin tersebut merusak sel-sel tuan rumah.

3. Opsonisasi: Antibodi yang terikat pada antigen dapat bertindak sebagai "opsonin," yaitu, mereka menandai...
Antibodi bekerja untuk menginaktivasi antigen melalui beberapa mekanisme utama:

1. Pengikatan Langsung: Antibodi mengikat antigen secara spesifik. Setiap antibodi memiliki dua situs pengikatan yang dapat mengenali dan mengikat bagian spesifik dari antigen, yang disebut epotop. Pengikatan ini dapat mencegah antigen (seperti virus atau bakteri) berinteraksi dengan sel-sel tuan rumah dan menyebabkan infeksi.

2. Netralisasi: Antibodi dapat menetralisir toksin yang diproduksi oleh mikroorganisme. Dengan mengikat pada bagian aktif atau pengikatan toksin, antibodi mencegah toksin tersebut merusak sel-sel tuan rumah.

3. Opsonisasi: Antibodi yang terikat pada antigen dapat bertindak sebagai "opsonin," yaitu, mereka menandai patogen untuk fagositosis. Sel-sel seperti makrofag dan neutrofil kemudian dapat lebih mudah mengenali dan menelan patogen yang telah ditandai dengan antibodi ini.

4. Aktivasi Komplemen: Antibodi dapat mengaktifkan sistem komplemen, suatu rangkaian protein dalam darah yang membantu dalam penghancuran patogen. Aktivasi sistem komplemen dapat menyebabkan lisis (penghancuran) dari sel-sel patogen dan juga dapat memfasilitasi opsonisasi dan fagositosis.

5. Antibody-Dependent Cellular Cytotoxicity (ADCC): Dalam ADCC, antibodi terikat pada sel-sel yang terinfeksi atau sel tumor. Sel efektor imun, seperti sel NK (Natural Killer), mengenali bagian Fc dari antibodi terikat dan membunuh sel target yang telah terikat antibodi tersebut.

Melalui mekanisme-mekanisme ini, antibodi memainkan peran kunci dalam respons imun adaptif, membantu mengontrol dan mengeliminasi infeksi.
 
Jawaban diverifikasi ahli

Anggota online

Tak ada anggota yang online sekarang.
Back
Top
AdBlock Detected

Ups!, Pemblokir iklan Anda aktif.

Untuk pengalaman situs terbaik, harap nonaktifkan AdBlocker Anda karena pemblokir iklan juga memblokir fitur-fitur bermanfaat dari situs web kami.

Saya telah menonaktifkan AdBlock.