Bagaimana proses pembentukan sperma dan ovum?

Jawaban diverifikasi ahli
Proses pembentukan sperma dan ovum, atau gametogenesis, terjadi melalui proses yang berbeda. Berikut adalah ringkasan dari kedua proses tersebut:

1. Spermatogenesis (Pembentukan Sperma)​


Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma yang terjadi di testis pada pria. Proses ini meliputi beberapa tahap:

  1. Spermatogonia: Tahap awal di mana sel-sel induk sperma, spermatogonia, membelah secara mitosis untuk menghasilkan lebih banyak spermatogonia.
  2. Spermatosit Primer: Beberapa spermatogonia berdiferensiasi menjadi spermatosit primer. Spermatosit ini kemudian memasuki meiosis I.
  3. Spermatosit Sekunder: Setelah meiosis I, spermatosit primer membelah menjadi dua spermatosit sekunder, yang masing-masing memiliki setengah...
Proses pembentukan sperma dan ovum, atau gametogenesis, terjadi melalui proses yang berbeda. Berikut adalah ringkasan dari kedua proses tersebut:

1. Spermatogenesis (Pembentukan Sperma)​


Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma yang terjadi di testis pada pria. Proses ini meliputi beberapa tahap:

  1. Spermatogonia: Tahap awal di mana sel-sel induk sperma, spermatogonia, membelah secara mitosis untuk menghasilkan lebih banyak spermatogonia.
  2. Spermatosit Primer: Beberapa spermatogonia berdiferensiasi menjadi spermatosit primer. Spermatosit ini kemudian memasuki meiosis I.
  3. Spermatosit Sekunder: Setelah meiosis I, spermatosit primer membelah menjadi dua spermatosit sekunder, yang masing-masing memiliki setengah jumlah kromosom dari sel asalnya (haploid).
  4. Spermatid: Spermatosit sekunder kemudian memasuki meiosis II, menghasilkan spermatid, yang juga merupakan sel haploid.
  5. Spermiogenesis: Spermatid mengalami serangkaian transformasi untuk menjadi sperma yang matang, termasuk pembentukan ekor dan kepala, di mana kepala mengandung materi genetik.
  6. Sperma Matang: Sperma yang matang kemudian bergerak ke epididimis, di mana mereka memperoleh kemampuan untuk bergerak dan bertahan di lingkungan luar.

2. Oogenesis (Pembentukan Ovum)​


Oogenesis adalah proses pembentukan ovum (sel telur) yang terjadi di ovarium pada wanita. Proses ini juga mencakup beberapa tahap:

  1. Oogonia: Sel-sel induk, oogonia, membelah secara mitosis selama perkembangan janin untuk menghasilkan sejumlah besar oosit primer.
  2. Oosit Primer: Sebelum lahir, oosit primer memasuki tahap awal meiosis I tetapi kemudian berhenti di prophase I. Proses ini berhenti sampai pubertas.
  3. Meiosis I: Setiap siklus menstruasi, beberapa oosit primer melanjutkan meiosis I, menghasilkan dua sel anak: satu oosit sekunder besar dan satu polar body kecil.
  4. Oosit Sekunder dan Meiosis II: Oosit sekunder memasuki meiosis II tetapi berhenti di metaphase II. Proses ini akan dilanjutkan hanya jika terjadi fertilisasi.
  5. Ovum Matang: Jika terjadi fertilisasi, meiosis II akan selesai, menghasilkan ovum yang matang dan polar body kedua. Ovum matang kemudian siap untuk disatukan dengan sperma.

Pada dasarnya, kedua proses ini menghasilkan sel-sel reproduksi haploid yang penting untuk reproduksi, di mana setiap sel (sperma atau ovum) menyumbangkan setengah dari informasi genetik yang dibutuhkan untuk membentuk individu baru.
 
Jawaban diverifikasi ahli

Anggota online

Tak ada anggota yang online sekarang.
Back
Top
AdBlock Detected

Ups!, Pemblokir iklan Anda aktif.

Untuk pengalaman situs terbaik, harap nonaktifkan AdBlocker Anda karena pemblokir iklan juga memblokir fitur-fitur bermanfaat dari situs web kami.

Saya telah menonaktifkan AdBlock.