Bagaimana proses siklus menstruasi pada wanita?

Jawaban diverifikasi ahli
Siklus menstruasi pada wanita adalah proses biologis yang kompleks yang melibatkan beberapa hormon dan organ reproduksi. Siklus ini terjadi secara bulanan dan terdiri dari beberapa tahap:

1. Fase Folikuler
  • Mulai pada hari pertama menstruasi dan berlangsung sekitar 10-14 hari.
  • Hormon pituitari merangsang ovarium untuk menghasilkan folikel.
  • Folikel memproduksi estrogen, yang memicu penebalan lapisan rahim (endometrium) untuk persiapan kehamilan.
2. Ovulasi
  • Biasanya terjadi di tengah-tengah siklus (sekitar hari ke-14 pada siklus 28 hari).
  • Peningkatan tajam hormon luteinizing (LH) menyebabkan folikel melepaskan ovum (sel telur) ke dalam tuba falopi.
3. Fase Luteal
  • Berlangsung sekitar...
Siklus menstruasi pada wanita adalah proses biologis yang kompleks yang melibatkan beberapa hormon dan organ reproduksi. Siklus ini terjadi secara bulanan dan terdiri dari beberapa tahap:

1. Fase Folikuler
  • Mulai pada hari pertama menstruasi dan berlangsung sekitar 10-14 hari.
  • Hormon pituitari merangsang ovarium untuk menghasilkan folikel.
  • Folikel memproduksi estrogen, yang memicu penebalan lapisan rahim (endometrium) untuk persiapan kehamilan.
2. Ovulasi
  • Biasanya terjadi di tengah-tengah siklus (sekitar hari ke-14 pada siklus 28 hari).
  • Peningkatan tajam hormon luteinizing (LH) menyebabkan folikel melepaskan ovum (sel telur) ke dalam tuba falopi.
3. Fase Luteal
  • Berlangsung sekitar 14 hari setelah ovulasi.
  • Folikel yang pecah berubah menjadi corpus luteum, yang menghasilkan progesteron.
  • Progesteron membantu mempertahankan lapisan rahim yang menebal.
4. Menstruasi
  • Jika tidak terjadi pembuahan, kadar progesteron menurun.
  • Penurunan ini menyebabkan lapisan rahim luruh dan keluar melalui vagina, yang dikenal sebagai menstruasi.
  • Siklus kemudian dimulai lagi.
Selama siklus menstruasi, wanita mungkin mengalami berbagai gejala seperti kram, perubahan suasana hati, dan perubahan nafsu makan. Siklus menstruasi yang sehat dan teratur sering dianggap sebagai indikator kesehatan reproduksi yang baik pada wanita.
 
Jawaban diverifikasi ahli

Anggota online

Back
Top
AdBlock Detected

Ups!, Pemblokir iklan Anda aktif.

Untuk pengalaman situs terbaik, harap nonaktifkan AdBlocker Anda karena pemblokir iklan juga memblokir fitur-fitur bermanfaat dari situs web kami.

Saya telah menonaktifkan AdBlock.