Bagaimana zat psikoaktif dapat mengganggu fungsi neurotransmiter di otak?

Jawaban diverifikasi ahli
Zat psikoaktif adalah zat yang dapat menyebabkan perubahan pada kesadaran, mood, dan proses berpikir seseorang. Banyak dari zat ini berfungsi dengan mempengaruhi sistem neurotransmiter di otak, yang merupakan kunci dari komunikasi sel-sel saraf. Berikut beberapa cara zat psikoaktif dapat mengganggu fungsi neurotransmiter:

  1. Mimikri Molekul Neurotransmiter: Beberapa zat psikoaktif, seperti nikotin, berfungsi dengan meniru aksi dari neurotransmiter alami, sehingga mengaktifkan reseptor neurotransmiter.
  2. Pembebasan Neurotransmiter: Beberapa zat, seperti amfetamin, dapat menyebabkan pelepasan neurotransmiter (seperti dopamine) dalam jumlah yang besar, yang dapat menyebabkan perasaan euforia.
  3. Penghambatan...
Zat psikoaktif adalah zat yang dapat menyebabkan perubahan pada kesadaran, mood, dan proses berpikir seseorang. Banyak dari zat ini berfungsi dengan mempengaruhi sistem neurotransmiter di otak, yang merupakan kunci dari komunikasi sel-sel saraf. Berikut beberapa cara zat psikoaktif dapat mengganggu fungsi neurotransmiter:

  1. Mimikri Molekul Neurotransmiter: Beberapa zat psikoaktif, seperti nikotin, berfungsi dengan meniru aksi dari neurotransmiter alami, sehingga mengaktifkan reseptor neurotransmiter.
  2. Pembebasan Neurotransmiter: Beberapa zat, seperti amfetamin, dapat menyebabkan pelepasan neurotransmiter (seperti dopamine) dalam jumlah yang besar, yang dapat menyebabkan perasaan euforia.
  3. Penghambatan Reuptake: Zat seperti kokain dan antidepresan selektif penghambat reuptake serotonin (SSRIs) bekerja dengan menghambat proses reuptake. Hal ini meningkatkan konsentrasi neurotransmiter di sinaps.
  4. Penghambatan Enzim: Beberapa zat, seperti inhibitor MAO (MAOIs) yang digunakan sebagai antidepresan, bekerja dengan menghambat enzim yang memecah neurotransmiter, sehingga meningkatkan konsentrasi mereka di sinaps.
  5. Aktivasi atau Penghambatan Reseptor: Beberapa zat psikoaktif, seperti alkohol dan benzodiazepin, dapat mengaktifkan atau menghambat reseptor neurotransmiter tertentu, yang mengubah normalitas komunikasi sel-sel saraf.
  6. Pengaruh pada Produksi: Beberapa zat dapat mengganggu sintesis atau produksi neurotransmiter alami.

Zat psikoaktif, tergantung pada jenis dan dosisnya, dapat menyebabkan perubahan sementara atau permanen dalam fungsi otak. Penggunaan jangka panjang atau berlebihan dari beberapa zat psikoaktif dapat menyebabkan kerusakan pada otak atau kecanduan, di mana otak menjadi tergantung pada zat tersebut untuk berfungsi dengan baik. Dalam banyak kasus, ini adalah hasil dari perubahan adaptif dalam sistem neurotransmiter sebagai respons terhadap paparan berulang zat tersebut.
 
Jawaban diverifikasi ahli

Anggota online

Tak ada anggota yang online sekarang.
Back
Top
AdBlock Detected

Ups!, Pemblokir iklan Anda aktif.

Untuk pengalaman situs terbaik, harap nonaktifkan AdBlocker Anda karena pemblokir iklan juga memblokir fitur-fitur bermanfaat dari situs web kami.

Saya telah menonaktifkan AdBlock.