Apa yang baru

Selamat Datang di Dewan Guru

Setelah terdaftar dan masuk, Anda akan dapat membuat topik diskusi, bertanya soal pelajaran, membantu anggota lain menjawab PR, melihat kunci jawaban, dan masih banyak lagi. Gratis, jadi tunggu apa lagi? Bergabunglah dengan kami sekarang untuk mendapatkan akses ke semua fitur kami.

Tipe - tipe Tindakan Sosial

1. Tindakan Rasional Instrumental​


Tindakan rasional instrumental merupakan tindakan yang dilakukan dengan memperhitungkan kesesuaian antara cara yang digunakan dan tujuan yang akan dicapai. Artinya, tindakan ini didasari oleh tujuan yang telah matang. Misalnya, Ketika seorang peserta didik akan mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi memutuskan untuk memilih jurusan tertentu pada perguruan tinggi tersebut. Keputusan yang diambil peserta didik tersebut tentu dilakukan dengan berbagai pertimbangan,seperti kemungkinan untuk diterima dengan kemampuan yang dimilikinya, persaingan yang mengambil jurusan itu, juga peminat pada perguruan tinggi tersebut.

2. Tindakan Rasional Berorientasi Nilai​


Tindakan rasional berorientasi nilai dilakukan dengan memperhitungkan manfaatnya, tetapi tujuan yang ingin dicapai tidak terlalu dipertimbangkan. Tindakan seperti ini menyangkut kriteria baik dan benar menurut penilaian masyarakat. Tercapai atau tidaknya tujuan bukan persoalan dalam tindakan sosial tipe ini. Yang penting adalah
kesesuaian dengan nilai-nilai dasar yang berlaku dalam kehidupan masyarakat.

Contoh tindakan ini adalah pelaksanaan kegiatan solidaritas atau pemberian bantuan secara sukarela terhadap korban bencana alam. Tujuan akhir dari kegiatan tersebut pada umumnya tidak terlalu dipikirkan karena tolong-menolong merupakan nilai yang baik di mata masyarakat.

Tindakan rasionalitas berorientasi nilai dapat mengarahkan seseorang menghargai dan menghormati orang lain. Dalam tindakan ini diharapkan muncul sikap yang
berorientasi kepada kebersamaan dan penghargaan terhadap nila-nilai yang dianut orang lain. Hal ini dapat memunculkan pemahaman bahwa manusia terlahir sebagai
mahluk ciptaan Tuhan yang diciptakan sebagai mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri.

3. Tindakan Tradisional​


Tindakan tradisional adalah tindakan yang dilakukan semata-mata mengikuti tradisi atau kebiasaan yang sudah baku. Seandainya kita bertanya kepada orang yang
melakukan perbuatan tersebut pada umumnya mereka hanya akan menjawab sudah merupakan kebiasaan yang dilakukan dan diturunkan secara terus menerus dari satu
generasi ke generasi berikutnya.

Contoh dari tindakan tersebut adalah kebiasaan mudik orang-orang yang merantau pada saat -saat tertentu (hari raya,natal atau tahun baru). Tindakan tradisional yang memiliki nilai baik tetap harus dipertahankan,seperti mudik. Mudik adalah fenomena masyarakat untuk tetap menjalin silaturahmi dengan kaum kerabatnya sehingga orang tetap mengenal lingkungan budaya sendiri dan dapat berperan untuk tetap melestarikannya.

4. Tindakan Afektif​


Tindakan afektif adalah tindakan yang sebagian besar dikuasai oleh perasaan atau pun emosi, tanpa pertimbangan yang matang. Tindakan ini muncul karena luapan emosi,seperti adanya cinta, amarah, gembira, atau sedih muncul begitu saja sebagai ungkapan langsung terhadap keadaan tertentu. Itulah sebabnya tindakan sosial ini lebih berupa reaksi spontan. Tindakan ini sering muncul sebagai ungkapan yang memunculkan perasaan gembira, sedih, emosional dan sebagainya. Misalnya, ungkapan kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya dengan memeluk atau menciumnya.
 
Top Bottom